J one s'ka
belajar untuk berkarya, jadikan inspirasi mu sebagai modal menggapai masa depan

Salam Redaksi

Menyanyi

Category : ,
Di alam yang modern ini, banyak orang yang sudah jenuh, lelah, pusing dengan pekerjaannya, mereka banyak yang mencari pelampiasan untuk sekedar refreshing, menyegarkan kembali otak meraka yang lelah. Salah satu cara untuk menghilangkan kejenuhan itu adalah MENYANYI, baik di karaoke, live music, atau hanya menjadi penikmat setia di Pub/Café. Sebenarnya menyanyi bukanlah pekerjaan yang susah, tetapi banyak orang yang takut/miris duluan ketika mereka disuruh nyanyi, atau sebaliknya ada orang yang terlalu percaya diri (over convidence) dengan suara yang pas-pasan, dia berani nyanyi di depan umum.

Dua permasalahan tersebut di atas sebenarnya bisa diatasi dan saling mengisi satu sama lain apa kekurangan/kelemahannya. Misalnya, yang tekut menyanyi tumbuhkan rasa percaya diri bahwa dia mampu menyanyi seperti orang lain, yang sudah percaya diri, tinggal mengarahkan cara/teknik menyanyi yang baik dan benar, sehingga dia bisa mengontrol suaranya dengan benar. Bagi orang awam cukup mempunyai dua unsur tadi untuk bisa tampil bagus di muka umum, yang pertama harus punya keberanian untuk mengeluarkan suara semaksimal mungkin, yang ke dua tumbuhkan rasa keberanian, percaya diri yang kuat bahwa kita mampu menyanyi.


Kalau dua unsur tadi sudah dimiliki, maka berlanjut kepada unsur berikutnya yang lebih penting, yaitu mencoba menyanyi dengan TEKNIK VOCAL yang baik dan benar. TEKNIK VOCAL adalah sebuah cara/usaha untuk memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar akan terasa merdu, jelas, dan enak didengar. Memang akan terasa sangat susah kalau menyanyi menggunakan Teknik Vocal, tetapi kalau kita sudah terbiasa akan sangat membatu kita, sehingga kita tidak mudah lelah, cape, jenuh, dan serak, karena kita menggunakan teknik vocal yang benar. Dalam teknik vocal kita diajari cara menyanyi yang benar, mulai dari cara pernafasan, artikulasi, diksi, ekspresi, penampilan, materi vocal, improvisasi, pherasering, vibrasi, dsb. Kalau semua itu sudah dimiliki barulah kita bisa menyanyi dengan hati/ perasaan. Banyak orang menyanyi tapi terasa hampa/kosong , kurang gereget.


Setiap kita menyanyi, kita harus memberi RUH disetiap kata dan tarikan nafas kita, buatlah audiens terkesima, dan terkesan dengan suara kita. Rahasianya, kita tidak usah meniru habis-habisan suara penyanyi aslinya, yang lebih baik adalah TUNJUKKAN KARAKTER SUARA KITA yang sesungguhnya, karena setiap orang mempunyai TIMBRE yang berbeda-beda, kita jangan bangga bisa menirukan suara penyanyi lain, tapi kita harus bangga bahwa kita punya suara yang khas yang tidak dimiliki orang lain. Selanjutnya kita harus menyanyi dengan nada dasar yang pas/maksimal yang bisa dijangkau, karena sesungguhnya karakter suara seseorang akan muncul, kelihatan ketika dia menyanyi dengan nada yang pas/maksimal, kita jangan sekali-kali terlalu memaksakan diri untuk mencapai ketinggian suara asli orang lain, diluar kemampuan suara kita, sebab akibatnya akan sangat fatal. Kita harus tahu posisi suara kita ada di range apa, kalau wanita, ada suara SOPRAN, MEZZO SOPRAN, ALTO, kalau pria ada suara TENOR, BARITON, BAS. Guru vocal akan memberi tahu di mana posisi suara kita berada. Setiap manusia mempunyai AMBITUS SUARA yang berbeda-beda.


Biasanya, bagi orang yang baru belajar menyanyi suka cepat lelah, serak , sehingga jangankan menyanyi, bicara saja sudah tidak bisa. Hal ini bisa kita hindari, caranya adalah menyanyi dengan teknik nafas yang benar, dan kalau sudah menyanyi jangan langsung minum, apalagi yang dingin atau yang terlalu panas, hal itu akan membuat pita suara kita rusak. Yang paling baik adalah jika kita baru selesai menyanyi, tunggulah sekitar 3-4 menit atau hingga tenggorokan kita lebih nyaman, setelah itu silahkan minum air putih yang tidak dingin, atau tidak terlalu panas. Cara ini akan sangat membantu ketahanan suara kita agar tidak cepat lelah, serak. Hal lain yang perlu kita hindari adalah memakan makanan yang mengadung minyak,dan terlalu pedas, juga jangan terlalu sering begadang ,karena daya tahan tubuh dan pita suara akan berkurang jika kita sering begadang.


Kalau kita ingin cepat bisa bernyanyi dengan baik dan benar, kita harus sering berlatih vocal, cobalah bernyanyi disetiap ada kesempatan, dan jangan lupa mintalah masukan, kritik, saran dari teman atau guru vocal kita. Semua masukan ,kritik dan saran adalah obat yang paling ampuh untuk meperbaiki vocal kita, jangn pernah alergi, takut, apalagi marah dengan kritik, saran dari orang lain. Cara lain, bisa juga dengan merekam suara kita ketika sedang menyanyi, lalu putar ulang dan simak dengan teliti dimana kelebihan dan kelemahan vocal kita, diskusikan dengan teman atau guru vocal kita. Itulah cara yang paling ampuh untuk mengetahui kemampuan menyanyi kita, tanpa ada rasa sakit hati.


Berdasarkan pengalaman, kelemahan yang paling banyak dilakukan oleh penyanyi pemula adalah, suara yang tipis/nyempreng, artikulasi yang tidak jelas, dan tempo yang tidak menentu, kapan mulai masuk, kapan berhenti. Kalau kita lihat sebenarnya manusia mempunyai tiga sifat musical :

MUSICAL ABSOLUTE, orang yang memiliki kecerdasa luar biasa dalam bidang musik, tidak memerlukan waktu lama untuk belajar musik, dan memiliki feeling yang kuat dan berbakat.
MUSICAL , orang yang sedang-sedang saja, memiliki rasa musical tapi tidak menonjol, bisa menguasai lagu, tetapi memerlukan waktu yang cukup untuk belajar terlebih dahulu.
A MUSICAL, orang seperti ini yang susah untuk bisa secara normal menguasai lagu, karena bakat yang dimilikinya sangat kurang, bahkan tidak ada, dia hanya bermodalkan keberanian. Orang seperti ini akan sangat lama/susah dalam mempelajari materi music. Mungkin bisa berhasil,tapi dalam tempo yang lama, usaha yang keras, dan disiplin yang tinggi.

gua ada denger banyakk sekali teknik2 vokal utk mencapai high-note.

ada yg katanya lewat diafragma. makin mau kita raih suatu nada tinggi, makin katanya diafragma kita harus semakin kencang/kuat.
ada juga yg katanya pake 'suara kepala'. makin tinggi suatu nada, kita harus makin alihin vokal kita ke 'suara kepala' (head voice) , bukan suara dada (chest voice) lagi, ato suara leher. lalu stelah itu dipantul2kan di rongga2 kepala kita.

nah pertanyaan gua: kalo utk bisa mencapai nada2 tinggi di genre POP/ROCK (bukan opera, ato klasik lho!) , misal , contoh gampang aja: seperti Bams-nya Samsons, ato Freddie Mercury-nya Queen, ato Led Zeppelin, misalnya...itu teknik vokal MANA yg paling benar utk bisa reach nada2 tinggi (high notes) tersebut?

ada yg tau? (or pengalaman?)

thanks!

untuk semua genre sebenarnya pernapasan yg paling baik itu adalah pernafasan perut.
bukan suara perut lho ya, tapi pernafasan perut. jadi saat kamu menghirup nafas, simpan udara dlm perut bkn dada.
untuk mengecek pernafasan perut, pegang perutmu dan rasakan bahwa perutmu kembang-kempis, tandanya pernafasan perutmu jalan.

pernafasan perut dipercaya lebih tahan lama dan dorongan udara dr perut ke atas akan lebih kuat dibanding dr dada.
maka suara yg dihasilkan akan lebih panjang dan mantap.
tapi saat mengambil pernafasan perut jangan berlebihan. tandanya, saat udara masuk jangan bikin perut kamu sesak.
usahakan udara yg masuk tetap terasa nyaman di perut, karena ini berpengaruh pada konsentrasi dlm mengontrol nada.

setelah ada suplai udara di perut, tekan udara ke atas dan ambil suara.
rasakan udara dr bawah menekan suaramu ke keluar.
saat suaramu dah terdengar, tekan suara itu ke pusat kepala (head voice), maka suara yg dihasilkan akan lebih bening.
rasakan suaramu memfokus ke kepala. biasanya pada latihan2 pertama akan membuat kepala pusing.
tapi kalo sudah terbiasa, kualitas suara yg dihasilkan akan lebih jernih, bagus.

jadi, pernafasan perut untuk memperpanjang suara, sdngkan head voice utk memperjernih dan memperlantang suara.

semua genre bisa pake teknik itu. yg membedakan adalah di pengaturan cengkok dan scale notasi.
misal kalo pop/rock gak usah terlalu menggeber vibrasi. beda sama klasik yg pake banyak vibrasi.
pop/rock biasanya lebih menekankan suara yg halus dan lantang, dgn sedikit vibrasi di ujung2 kalimat.

ini teknik dasar yang dipake sama semua penyanyi professional dari berbagai aliran (metal, pop, jazz, dll). selain semua keuntungan yg udah disebut di atas, nyanyi dengan pernapasan perut juga nggak bikin cape, bisa tahan nyanyi 1 jam. perhatiin aja penyanyi yg lagi konser, dia bisa nyanyi 1 jam tapi nggak turun kualitas vokalnya.

pernapasan perut itu = pernapasan diafragma kan?
jadi, power-nya itu datang dari pernapasan diafragma, tapi apa 'head voice' (ie: "pantulin suara di rongga2 kepala utk resonansi, baru keluarkan dari mulut") juga tetap dibutuhkan utk genre pop-rock ?
gua denger dari satu guru Purwacaraka, katanya 'head voice' itu lebih cocok utk setting/genre choir gitu...jadi keluarnya suaranya emang jadi nyaring, jernih, tapi ga cocok utk nyanyi lagu2 Led Zeppelin, ato Queen gitu (genre pop/rock).

what do u think?

istilah suara kepala itu di gue = suara idung ... karena kalo diperhatiin lagi mirip orang ngeden ama bindeng ... berdasarkan pengalaman gue , kalo mo hit high note itu pake suara idung ... tahan napas di idung , bukan di mulut ... tapi technic vocal dengan suara idung itu bikin cape sehingga bikin kualitas vocal bisa menurun ... tapi beberapa vocalist emang ada yang punya karakter suara tinggi mau dari perut ato idung ... lu coba analisa sendiri aja perbedaan di kuping dari masing2 technic vocal ... dari perut cenderung luas melebar , dari idung cenderung meruncing ...


head voice beda sama suara hidung. kalo suara hidung resonansi suara ngumpulnya di rongga sekitar hidung.
suara yg dihasilkan cenderung sengau.
kalo head voice, resonansinya ngumpul terasa banget di sekitar kening sama pusat kepala.
suara yg dihasilkan sangat nyaring bahkan tanpa membuka mulut lebar2.

memang head voice udah standart buat choir sama nyanyi klasik. di rock bisa aja pake head voice.
tapi mmg gak semua penyanyi rock pake teknik itu. tapi kalo kita mau pake ya bisa aja, tp di bagian tertentu dr lagu.
biasanya head voice akan cocok utk bagian lagu yg nadanya panjang.
biasanya utk nada panjang org mudah kejebak turun nada 1/4 hingga 1/5 nada.
tapi dengan head voice suara itu bisa terkontrol dan lebih konstan.
tapi mmg gak perlu digeber di semua bagian utk pop/rock.

jadi apa mnurut lu org, guru vokal yg paling bener itu kalo yg ultimately ADA ngajarin head-voice (resonansi suara di kening & pusat kepala) ? kalo yg ga ngajarin itu, berarti 'kurang bener' ?

kalo Bams Samsons pake head-voice ga ya , dia kan suaranya lumayan tinggi ?
kalo Freddie Mercury pake head-voice ga ya?
kalo Robert Plant-nya Led Zeppelin pake head-voice ga ya? suara dia kan aje gile tingginya. sometimes i really wonder how the hell he can reach that damn high-notes, TANPA ngerasa cape/fatigue ato urat ketarik2 ?? apa pake : 1. pernafasan diafragma, and 2. head-voice inikah?

guru vokal yg bener, tahu teknik head voice dan bisa menggunakannya pada bagian yg tepat.

gak semua nada tinggi harus dihead-voice, karena daya jangkau nada org itu juga ada batasnya.
bukan berarti head voice bisa jamin org bisa capai tangga nada sampai sekian oktaf.
biasanya kalo nada terlalu tinggi akan lebih nyaman kalo pake teknik falsetto.

Bams samson pake head voice di bagian lagu yg berlirik "...tak akan... terganti, semua kenangan..."
sama "... walau... hatiku mencintaimu, nurani membutuhkanmu...."
kalo di lagu Kenangan Terindah dia di reff banyak pake falsetto.

Freddie Mercury lebih sering pake falsetto dibanding head voice. dia tak begitu bagus di head voice kayaknya.

Robert Plant lengkingan2nya banyak pake head voice. kalo melengking pake suara leher di nada tinggi pasti serak dan batuk-batuk.

Penyanyi metal yg pake head voice biasanya di aliran neoklasik-gothic-melankolik kayak Evanessence, Stratovarius, dan Yngwie Malmsteen.


jadi apa mnurut lu org, guru vokal yg paling bener itu kalo yg ultimately ADA ngajarin head-voice (resonansi suara di kening & pusat kepala) ? kalo yg ga ngajarin itu, berarti 'kurang bener' ?
guru vocal pasti ada ngajarin berbagai technic vocal ... tapi guru yang bener , adalah guru yang tau kelebihan dan kekurangan muridnya ... artinya , dia yang tidak memaksakan suatu technic vocal ke anak muridnya , padahal dia tau anak muridnya gak mampu ...

thanks buat semua responsnya yg bagus2, guys!

btw, whiteboy: u ngajar vokal ga? :)
jadi pengen blajar ma u neh! :D
Purwacaraka bagus ga ya, untuk genre pop-rock, supaya bisa nyanyi yg high-notes di pop/rock seperti Bams Samsons, Led Zeppelin, Deep Purle Highway Star , ato bahkan Maroon Five gitu....gila, gua masih payah banget, ga nyampe pas nyanyi lagu2 tinggi kaya gitu, langsung suara pecah & ancur!
padahal kalo nyanyi lagu2 rendah kaya Metallica "nothing else matter" gitu, orang2 byk pada bilang suara gua tuh udah BAGUS! ....cuman tiap x ada lagu yg hit high-note aja, langsung jadi pecah, "terlalu maksa" kata orang2......mungkin karena gua masih 'paksa' dengan suara leher kali ya? hint: leher gua selalu jadi cape, suara abis nyanyi2 langsung jadi abis, bahkan bisa ampe beberapa hari! cape, fatigue banget!
0 komentar:

Kegiatan SMAKARA


Komonitas J1ska

Uneg - Uneg

.